Perhatikan Hal Ini Jika Terpaksa Menerabas Genangan Air

Desain Kabin Fuso Yang Luas
27/11/2018
Pentingnya Seatbelt
28/11/2018

Sekarang ini sejumlah wilayah di Indonesia sudah mengalami hujan yang cukup lebat. Tak ayal, berbagai masalah timbul mulai dari kemacetan, pohon tumbang, tanah longsor, hingga banjir. Hal ini menjadi momok yang menakutkan bagi para pengendara mobil di kota-kota besar. Tanpa hujan saja, jalanan di Ibukota sudah macet, apalagi bila ditambah dengan genangan-genangan akibat hujan yang turun.

Terkadang para pengemudi tidak punya pilihan selain menerobos genangan air tersebut karena terburu waktu. Tapi di sini saatnya untuk Anda tetap waspada, jangan remehkan jalanan basah atau genangan air yang dilewati mobil.

Mempersiapkan kendaraan agar fit dan bisa diandalkan saja tidak cukup, Anda pun dituntut memahami beberapa jurus jitu saat menerabas genangan air. Yang mesti dipahami pengemudi sebelum memacu mobilnya ke dalam air adalah karakter dan kondisi mobil, serta seberapa dalam kira-kira genangan air yang ada di depan.

Biasanya yang takut menghadapi genangan air dan banjir adalah mobil-mobil seperti sedan atau city car karena tidak memiliki ground clearance yang cukup tinggi. Beda dengan SUV yang memang desain mobilnya memiliki ground clearance tinggi.

Mobil-mobil Mitsubishi Motors seperti Xpander, Pajero Sport dan Outlander Sport sebenarnya sudah memiliki ground clearance yang cukup memadai. Ketiganya masih sanggup menghadapi genangan air di atas rata-rata mobil sekelasnya.

Tapi tetap saja, sebaiknya jika ada genangan air yang cukup tinggi lebih baik Anda mencari jalan lain. Namun jika tidak ada jalan lain, maka Anda harus memastikan terlebih dahulu bahwa genangan air yang akan diterabas masih lebih rendah ketimbang ketinggian bagian terendah mobil dari jalanan.

 

Saat memutuskan untuk menerabas banjir, tinggi genangan air maksimal setengah tinggi velg. Hal ini untuk memastikan filter udara tidak kemasukan air. Kalau sampai filter udara terendam itu bisa menyebabkan water hammer. Water hammer itu kondisi air masuk ke ruang pembakaran dan tentunya bisa merusak mesin.

Selain itu, pastikan Anda melaju dengan kecepatan rendah dan gunakan gigi rendah atau satu pada transmisi manual dan ‘L’ pada transmisi otomatis– saat menerabas banjir. Hindari juga posisi setengah kopling ataupun mengocok gas dalam genangan karena berpotensi menimbulkan gelombang atau riak air.

Jika ternyata ketinggian air melebihi batas aman dan menyebabkan mobil Anda mogok, maka jangan pernah untuk mencoba menyalakan mesin mobil lagi. Karena dikhawatirkan akan menyebabkan kerusakan yang lebih parah.

Kemudian jika berhasil melewati genangan air tersebut, segera periksa kondisi rem apakah tetap optimal dengan metode sederhana. Jalankan kendaraan dengan kecepatan rendah, sekitar 5 km/jam, injak pedal rem berkali-kali untuk memastikan kondisinya prima. Usai melintasi banjir bukan berarti masalah selesai, segerakan periksa kendaraan Anda baik di bengkel resmi Mitsubishi Motors.

Narasumber :  PT MITSUBISHI MOTORS KRAMA YUDHA SALES INDONESIA ( https://www.mitsubishi-motors.co.id/category/news-id/perhatikan-hal-ini-jika-terpaksa-menerabas-genangan-air )

X