Mitsubishi

Info

Fakta Salah Seputar Car Maintenance
December 14, 2021

Salam hangat, Sahabat Mitsubishi Lautan Berlian.

Perkembangan teknologi saat ini semakin dinamis, terlebih dengan adanya transformasi digital dalam dunia bisnis yang menuntut perusahaan mampu beradaptasi agar tetap bisa menjalin koneksi yang erat dengan para customer-nya. 

Begitupun kami. Kini kami hadir menemani Anda semua dalam versi digital setelah sebelumnya terbit dengan 10 edisi dalam bentuk majalah cetak. Dengan kehadiran kami di ranah digital, kami berharap agar kami bisa lebih terkoneksi dengan Anda sekaligus meningkatkan pelayanan demi memberikan yang terbaik untuk Anda. 

Kami akan berbagi informasi seputar berita, tips, tren otomotif, isu terkini, info tentang produk Mitsubishi, dan masih banyak lagi, untuk bisa Anda nikmati sembari menemani waktu luang Anda. 

Untuk itu, selamat menikmati konten digital kami! Semoga kehadiran kami dengan wajah baru ini bisa menyenangkan hari Anda dan membantu menemukan apa yang Anda cari seputar dunia otomotif.

Jangan Percaya, 7 Mitos Salah Soal Pemeliharaan Mobil

Tidak ada orang yang ingin mobilnya rusak, apalagi saat tengah dibutuhkan. Itulah sebabnya rata-rata orang selalu sedikit berlebihan dalam menjaga dan merawat mobilnya. Saking berlebihannya, mereka percaya begitu saja akan berbagai mitos yang beredar soal perawatan mobil. Padahal, sebetulnya, kalau tahu caranya, merawat mobil itu tidak sesulit itu. Berikut ini adalah tujuh mitos yang paling santer terdengar soal perawatan mobil, mana yang sebelumnya Anda kira benar? 

  • Perawatan mobil matik lebih mahal

Sekilas memang sepertinya iya. Namun, Anda harus tahu juga bahwa mobil matik memiliki ketahanan komponen mesin yang cukup lama. Ragam perawatan hingga resistennya juga tidak sebanyak mobil manual. Sebagai contoh, Anda bisa lihat mobil Xpander. Mobil matik ini perawatannya sendiri tergolong mudah dan tidak memakan banyak biaya, cocok untuk mobil pemula. 

  1. 2. Perlu anti-karat mobil tambahan

Sebetulnya, waktu beli mobil, baik itu baru ataupun bekas, Adna tidak membutuhkan anti-karat tambahan. Soalnya, setiap mobil yang diproduksi sebetulnya sudah punya anti-karat yang bisa bertahan sampai lebih dari 10 tahun. 

  1. Ban harus diisi dengan angin nitrogen

Sebetulnya tidak harus. Mengisi ban dengan angin nitrogen sebetulnya dilakukan untuk mencegah ban bocor, apalagi kalau mobilnya jarang digunakan. Meskipun begitu, bukan jenis anginnya yang penting, tapi tekanan angin pada ban itu sendiri. 

  1. Oktan bensin tinggi lebih bagus

Ingat, oktan tinggi itu bukan untuk semua mobil. Penting untk menentukan oktan bensin yang sesuai dengan nilai kompresi kendaraan Anda. Nilai kompresi kendaraan sendiri bisa dilihat di buku manual. Dengan begini, penggunaan BBM jadi lebih hemat. 

  1. Wajib ganti oli setelah 10.000km

Servis mobil tidak bergantung pada jarak tempuh, tapi pada seberapa sering (running hours) mobil itu dipakai. Memang, saat mobil sudah menyentuh angka 10.000km, oli harus diganti. Namun, kalau Anda tinggal di kota dan mobil cuma dipakai dalkot saja, tentu agak sulit mencapai angka 10.000km, bukan? Itu bukan alasan untuk tidak rutin servis mobil. 

  1. Memanaskan mobil sebelum bepergian

Dulu, mungkin hal ini masih bisa dilakukan. Namun, karena perkembangan teknologi otomotif sekarang ini, memanaskan mobil sebelum dipakai ini jadi tidak perlu lagi. Mobil modern sudan punya temperatur otomatis yang bisa menyesuaikan udara agar mobil tetap berada dalam keadaan baik. Pompa oli juga bisa secara otomatis memompa oli ke bagian atas supaya mesin tidak perlu dipanaskan. 

  1. Menggoyang mobil saat isi bensin

Orang mengira cara ini bisa membuat mobil jadi irit bensin. Padahal, hal ini justru berbahaya karena bisa membuat mobil terbakar! Saat digoyang, bensin bisa menetes ke busi. Inilah yang bisa menyebabkan kebakaran. 

Sekarang setelah sudah tahu, Anda tidak perlu lagi melakukan ketujuh hal di atas. Ingat, saat mendapatkan suatu informasi, selalu cek dulu apakah info tersebut benar guna menghindari hoax.

(Sumber: https://www.carsome.id/news/item/mobil-rusak-faktor-dan-mitosnya)